Kiprah Joglo Tani dalam dunia pertanian sudah melanglang buana sampai luar negeri. Joglo Tani telah menjadi padepokan tani bagi para pembelajar cocok-tanam organik. Suhu padepokan tani itu tak lain juga tak bukan ialah Pak TO Suprapto.

Pak TO mengaku konsep bertani organik memiliki nilai filosofi selayaknya budaya. Ia mengembangkan Manajemen Akar Sehat (MAS) yang inti-sarinya diambil dari lima tembang (lagu) Jawa kuno. MAS disebarkan kepada para petani dari 16 negara berbeda yang pada tahun 1996 sedang menimba ilmu di padepokan Pak TO. Metode MAS diadopsi dalam Bahasa Inggris menjadi SRI (System of Rice Intensification). Inti dari MAS / SRI adalah penanaman satu bibit padi yang sudah berhelai empat daun dalam satu lubang dangkal.

jt2

Padepokan Joglo Tani berdiri di atas Dusun Mandungan I, Seyegan, Sleman. Luas padepokan mencapai delapan ribu meter persegi yang berisi pendopo pertemuan, sawah, kandang ternak, dan kolam ikan. Selain tanah tersebut, Joglo Tani juga mengelola tanah kas desa. Tanah kas tersebut dikelola dan hasilnya dibagikan kepada RT dan Karang Taruna sekitar.

Pak TO memegang prinsip hidup harus mandiri. Seorang yang mengajari juga harus mampu melaksanakan. Ia berharap konsep Joglo Tani dapat disebarluaskan ke seluruh negeri. Pak TO mempunyai mimpi para petani Indonesia menjadi makmur serta sejahtera.

Joglo Tani adalah monumen kebangkitan petani. Pak TO berpendapat bahwa sudah semestinya petani berganti halauan ke pertanian organik. Pertanian organik memiliki manfaat tersendiri untuk petani, yaitu membuatnya tidak mudah dipermainkan rantai distribusi dari produsen ke  konsumen. Petani tak perlu lagi bergantung pada pupuk, pestisida, dan benih buatan pabrik.

Joglo Tani memiliki jaringan kerja sama yang kuat. Padepokan ini memiliki tenaga pendidik serta pengajar dari berbagai institusi pendidikan. Sebut saja macam Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Pertanian Yogyakarta.

jt3

Joglo Tani juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga yang ingin mempelajari pertanian. Pemerintah Provinsi DIY adalah contoh mitra Joglo Tani. Setiap tahun, Pemprov DIY mengirim transmigran untuk pembukaan lahan pertanian baru di luar Jawa.

Para calon transmigran mendapat beasiswa untuk belajar di sana. Para peserta harus mengetahui komposisi dan praktik pembuatan pupuk organik. Muaranya adalah kemerdekaan petani dari ketergantungan pada pupuk dan benih buatan pabrik.

Sumber : Wonderfulisland Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *